PCM Kebayoran Baru Tekan MoU Dengan Madrasah Al-Qur’aniyah Al-Jafariyah Mesir

Pcmkebayoranbaru.org | Jakarta. – Bisa melanjutkan kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir banyak menjadi impian lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dari berbagai Negara, termasuk pula lulusan SLTA dari negara Indonesia.
Untuk bisa masuk dan diterima di Universitas Al-Azhar tidaklah mudah, hal ini dikarenakan adanya seleksi yang dilakukan cukup ketat dan agak sulit.
Agar bisa lulus dalam seleksi tersebut, perlu dilakukan adanya Bimbingan belajar, terutama dan khususnya dalam hal test seleksi membaca Al-Qur’an.
Dalam rangka mempersiapkan lulusan SLTA yang akan kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru Jakarta Selatan mengadakan kerjasama dalam Nota Kesepahaman “Memorandum of dengan Understanding” (MoU) dengan Madrasah Al-Qur’aniyah Al-Jafariyah Mesir di Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Al-Kautsar Muhammadiyah (ALKAMU) Jl. Jembatan Selatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan (26/04/25).
Adapun pendatanganan Nota Kesepahaman atau MoU ini dilakukan oleh Pimpinan Madrasah Al-Qur’aniyah Al-Jafariyah Mesir yaitu Syaikh Muhammad Musthafa dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru yakni Ustadz Ahmad Said Matondang, M.Sy.
Perlu diketahui bersama bahwa banyak Mahasiswa Indonesia yang Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir, lulus dalam test seleksi penerimaan Mahasiswa tersebut karena telah mendapat bimbingan belajar membaca Al-Qur’an di Madrasah Al-Qur’aniyah Al-Jafariyah Mesir.
Dengan telah terjadinya penandatanganan nota Kesepahaman (MoU) ini, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik antara Madrasah Al-Qur’aniyah Al-Jafariyah Mesir dengan PCM Kebayoran Baru, dan semoga saja dapat membantu lulusan SLTA yang berada dibawah naungan PCM Kebayoran Baru untuk bisa melanjutkan kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir.
(Wan)
