Estafet

Pacmkebayoranbaru.org | Jakarta. – Hampir sepekan sudah kegiatan acara pemotongan/penyembelihan hewan Qurban yang dilaksanakan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Limau-Bendi (Li-Bend School) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan bertepatan pula dengan Hari Raya Idul Adha Rabu kemarin, 10 Dzulhijjah 1447 H/27 Mei 2026 M.
Suasana kegiatan acara pelaksanaan pemotongan atau penyembelihan hewan Qurban tersebut berjalan begitu kondusif, hal ini bisa terlihat dengan kompaknya panitia Qurban dalam bekerja, mulai dari bagian pemotongan atau penyembelihan yang dilakukan oleh Guru dan Siswa yang dibantu pula oleh tim penyembelihan (jagal) dari Juleha, bagian pencacahan yang juga dilakukan oleh Guru, Siswa dan Karyawan, hingga pada bagian penimbangan serta pembungkusannya yang dilakukan pula oleh Guru, Siswa dan Karyawan PCM Kebayoran Baru.
Perlu diketahui bersama bahwa, untuk kepanitiaan Idul Adha (Qurban) tahun ini Ketua PCM Kebayoran Baru Ahmad Said Matondang, ME.Sy sengaja mengambil kebijakan yang bernuansa “Estafet” yang bertujuan untuk Kaderisasi dan Regenerisasi sehingga untuk Ketua Panitianya langsung ditunjuk dari Ketua Pemuda Muhammadiyah PCM Kebayoran Baru yakni, Pikri Hidayat, S.Pd dengan demikian maka alih generasi kepanitiaan bisa berjalan dengan baik.
Sa’at Ketua PCM Kebayoran Baru mengawasi pelaksanaan kegiatan Qurban tersebut, Alhamdulillah sepertinya tak ada kendala yang berarti, pun demikian pula sa’at Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyan Jakarta Selatan yakni Dr. H. Edy Sukardi, M.Pd mengawasi acara yang sama, juga tidak dijumpai kendala yang berarti.
Dengan demikian, walaupun sebagian dari Pimpinan dan Pengurus PCM Kebayoran Baru ada yang tidak bisa turun secara langsung, tidak bisa hadir akibat adanya acara atau urusan yang sangat penting ditempat lain, dan ada pula yang berhalangan hadir karena sakit, namun masih ada sebagian lagi dari Pimpinan dan Pengurus yang turut hadir untuk membantu dan mendampingi panitia Qurban tersebut.
Hal ini terpantau dibagian pemotongan dan penyembelihan, dimana Bpk Mulyadi Chaniago, M.Pd, yang menjabat sebagai Pengurus dari Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PCM Kebayoran Baru yang juga bertugas sebagai guru Al-Islam, KeMuhammadiayahan dan Bahasa Arab (Ismuba) di SMA Muhammadiyah 3 tidak lagi harus turun secara langsung untuk banyak menyembelih hewan Qurban, sebab Kader-kader dari Anak didiknya sudah terlatih dan sudah bisa pula mengerjakannya.
Demikian pula di bagian pencacahan, dimana Bpk Sardias, BA yang menjabat sebagai Wakil Ketua PCM Kebayoran Baru dan Bpk Yusri yang menjabat sebagai Ketua dari Majelis Pendayagunaan Wakaf terlihat juga tidak harus turun secara langsung dalam pencacahan tersebut, beliau hanya membimbing, mendampingi dan mengawasi dari kegiatan pelaksanaan pencacahan tersebut, sehingga kegiatan pekerjaannya pun berjalan dengan lancar.
Semoga saja kebijakan dari Ketua PCM Kebayoran Baru dengan melibatkan Kader dari Ketua Pemuda Muhammadiyah sebagai Ketua Pelaksana Idul Qurban, dapat membuat Kaderisasi dan Regenerisasi Estafet Kepemimpinan di PCM Kebayoran Baru bisa berjalan dengan baik dan lancar, sehingga kemajuan yang kini telah berkembang dan berjalan, dimasa mendatang tetap meningkat. (IKM)
