Godaan Iblis

Pcmkebayoranbaru.org | Jakarta. – Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) edisi yang ke-51 di Masjid At-Taqwa Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran baru Jakarta Selatan kali ini Jum’at-Sabtu, (17-18/10/25) terasa begitu istimewa, karena yang menjadi Narasumbernya adalah Syaikh Muhammad bin Mustofa Ulama dari Kairo, Mesir.
Terlihat hadir menemani acara MABIT, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Kebayoran Baru Ustadz Syahrul Zamal MM, Kepala- kepala Sekolah Limau Bendi School (Li-Bend), perwakilan dari Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring ( RSMTP), perwakilan dari Organisasi Otonomi (Ortom) PCM kebayoran Baru, dan perwakilan dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se- Kebayoran Baru.
Adapun tema yang bawakan dalam kajian dalam MABIT yang ke 51 ini adalah, Interaksi Alquran dalam kehidupan, “Dimana sejatinya begitu banyak manfaat yang didapat apabila kita suka membaca Al-Qur’an, karena kelak nanti dihari kemudian Al-Qur’an akan memberikan syafaat kapada kita,” ujar Syaikh Mustofa.
Selanjutnya, Syaikh mengatakan, “Kalau kita ingin belajar Alquran, hendaknya harus berguru kepada orang yang akhli dan paham tentang Alquran, dan janganlah belajar kita sendiri, karena di khawatirkan akan salah dalam membaca dan memahaminya,” ucapnya.
Untuk itu, lanjut Syaikh Mustofa diperlukan suatu lembaga Madrasah atau Sekolah seperti Muhammadiyah, dimana Muhammadiyah itu sudah terkenal, Kokoh, unik dan bernilai, serta punya tekad dan keyakinan yang kuat dibidang Pendidikan.
“Namun, saat kita belajar Alquran untuk menghafal dan memahaminya, terkadang ada perasaan malas untuk mempelajarinya, perasaan malas itu, merupakan salah satu godaan dari Iblis,” terang Syaikh Muhammad.
“Oleh karena itu kita harus punya tekad keyakinan yang kuat dan serius dalam mempelajarinya dan harus pula diiringi dengan Ibadah yang cukup serta do’a kepada Allah SWT,” tutup Syaikh Muhammad bin Mustofa. (IKM)
