Uncategorized

Hat

Hati-Hati Dengan Syirik Kecil

Pcmkebayoranbaru.org | Jakarta. – Setelah ditunda selama dua pekan sebagai akibat dari banyaknya aktifitas kegiatan pekerjaan yang harus diselesaikan, Rapat rutin mingguan masing-masing Majelis dan lembaga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru dapat juga dilaksanakan di SMK Alkausar Muhammadiyah (Alkamu) Kamis, (29/08/24).

Tampil sebagai pemberi Kuliah tujuh menit (Kultum) dalam Rapat rutin tersebut adalah, Imam besar Masjid At-Taqwa Komplek Perguruan Muhammadiyah Limau Bendi School Kebayoran Baru Jakarta Selatan, yakni Ustadz M. Haidir, S.Pd.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Haidir membahas tentang masalah Syirik. Dimana dalam syirik itu sendiri terbagi dua bagian, yakni ada syirik yang besar dan ada pula syirik yang kecil.

Syirik yang besar, lanjut Ustadz Haidir adalah menyembah dan menghambakan diri kepada selain dari Allah SWT, sedangkan syirik yang kecil adalah, menyembah dan menghambakan diri kepada benda atau uang misalnya.

“Demikian pula dengan sifat ria serta menyombongkan diri, termasuk pula dalam katagori syirik kecil, sebab kalau kita bergantung kepada uang, maka kita sudah menyembah dan menghambakan diri kepada uang,” terang Ustadz Haidir.

Oleh karena itu, hati-hati dengan syirik kecil, walaupun tidak besar, namun tetap saja akan menduakan kita karena menyembah dan menghambakan diri kepada selain Allah SWT,” pungkas Ustadz M. Haidir, S.Pd.

(Wan)

Similar Posts