Dakwah Di Distrik Yun Long Hongkong (Edisi 1)

Pcmkebayoranbaru.org | Hongkong. – Sabtu siang, saya ditemani 2 orang santri Mu’allimin Yogyakarta berangkat ke desa Yun long, disana sudah ditunggu jamaah TKI yang semuanya perempuan.
Antusiasme jamaah terlihat dari cara penyambutan kami saat tiba, kami disambut dengan gemuruh Shalawat badar layaknya ulama besar yang baru tiba, haru dan bangga atas penghargaan kedatangan kami.
Brian, salah satu santri membawakan acara dengan santai dan nyaring menjadikan suasana semakin hangat, singkat cerita, tausiah pun saya sampaikan dengan panjang lebar.
Disela sela Tausiah ada seorang Ibu yang bernama Yanti bertanya, “bagaimana Ustadz kalau disekitar kita ada orang yang hasad, sehingga menyebabkan usaha kita rugi”, lalu saya pun memberikan jawaban dengan singkat” Husnudzon kepada Allah dan kepada mahluknya, ikhtiar yang maksimal serahkan akhirnya kepada Allah, ikhlaskan relakan maafkan dan tinggalkan serta berhijrah kalau perlu”.
Terlihat antusiasme jamaah banyak sekali dengan pertanyaan pertanyaan nya. Dan subhanallah sejenak Saya merenung, bertanya pada diri sendiri, ini kalau bukan cahaya ilahi yang masuk ke sanubari para pekerja wanita ini, ditengah tengah hari liburnya mereka menyempatkan datang mengaji demi menambah wawasan ke Islaman mereka, ini sungguh luar biasa dan mahal harganya, karena situasi di negara ini yang mayoritas non Muslim dan disiplin kerja, sehingga tak terbayang kan sulitnya beribadah.
Bahkan tak sedikit pula dari cerita mereka yang kesulitan meminta izin beribadah dan puasa oleh bosnya.
WALLAHU ALAM
(Bersambung)
Ustadz : M. Khaidir.
