Muhammadiyah Dan Tambang

Pcmkebayoranbaru.org | Jakarta. – Sebagai suatu Organisai yang peduli dan suka menolong, Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam Muhammadiyah selalu terdepan dalam membantu saudaranya yang sedang kena musibah, hal ini terlihat saat pengumpulan bantuan untuk korban musibah banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang di kumpulkan oleh Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (LazisMu) pada hari Ber-Muhammadiyah di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta Sabtu, (03/01/26).
Dalam Hari Ber-Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh PWM DKI Jakarta ini, tampil sebagai Narasumbernya adalah Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes.
“Menurut laporan yang diterima, bahwa bantuan atau donasi yang terkumpul adalah, lebih dari 1 Milyar Rupiah, yang bersumber dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Rumah Sakit Muhammadiyah, dan Kampus Muhammadiyah yang ada di DKI Jakarta,” kata salah satu Ketua PP Muhammadiyah ini.
“Muhammadiyah itu identik dengan menolong, hal ini terlihat sejak berdirinya Organisasi tersebut, yakni menolong anak yatim, fakir miskin dan orang terlantar, maka tak heran kalau Organisasi ini selalu perhatian kepada orang yang menderita,” ujar Dr. Taufiqurrohman.
“Apalagi Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa, menolong orang yang sedang kesusahan atau yang sedang menderita lebih baik daripada iktikaf sebulan di Masjid,” tambahnya.
“Terkait dengan masalah tambang, Muhammadiyah masih menunggu dan belum mengembalikanya, jadi bagaimana mungkin mau mengembalikannya sedangkan dikasihnyapun belum,” ucap Dr. Taufiqurrohman.
“Perlu diketahui bersama bahwa, Muhammadiyah itu punya Program Studi (Prodi) di salah satu Perguruan Tinggi (PT) Muhammadiyah, jadi sudah jelas bahwa sikap Muhammadiyah itu adalah, masih menunggu,” imbuhnya.
“Kalau dipasar banyak orang yang berbuat curang dalam berdagang, bukan berarti kita anti dengan pedagang, karena kalau orang baik tidak mau ikut berdagang, maka jangan salahkan kalau nanti yang berdagang adalah orang jahat,” pungkas Dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes. (IKM)
