Target 2 Milyard Tahun 2026, Lazismu Jaksel Lakukan Konsolidasi Kantor Layanan

Pcmkebayoranbaru.org | Jakarta Sabtu, (8/11). – Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqoh Muhammadiyah (lazismu) jakarta selatan lakukan konsolidasi Kantor Layanan (KL) disebuah kafe di daerah Kebayoran lama Jakarta Selatan.
Hadir dalam konsolidasi ini perwakilan badan pengurus Lazismu DKI Jakarta, Badan Pengurus dan Dewan Pengawas Syariah Lazismu Jakarta Selatan, Seluruh Kantor Layanan dan perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM).
Dalam sambutannya Ahmad Said Matondang selalu Ketua DPS Lazismu Jaksel mengatakan bahwa, menurut penelitian indonesia adalah negara paling dermawan, angkanya mencapai sekitar 80 persen. Oleh karena itu lazismu harus memanfaatkan peluang ini karena Muhammadiyah sudah dianggap mempunyai integritas dan kepercayaan dari masyarakat.
Lanjut beliau, Jakarta Selatan adalah pusat bisnis dan pemukiman yang dihuni kaum menengah keatas sehingga potensi ZIS nya sangat tinggi. Oleh karena itu para para badan pengurus dan seluruh kantor layanan para AMIL nya harus sudah tersertifikasi sehingga bisa memberikan layanan prima untuk masyarakat.
Hendra Mardiana selalu Ketua badan pengurus lazismu Jakarta Selatan juga menambahkan dari 14 Cabang Muhammadiyah di Jakarta Selatan, baru ada 7 kantor layanan yang aktif. Target kami awal tahun 2026 Kantor layanan bisa didirikan diseluruh Cabang Muhammadiyah.
Peningkatan sinergi antar KL dan penguatan fundrasing merupakan program jangka pendek kepengurusan baru lazismu Jakarta Selatan lanjut Hendra Mardiana.
Acara silaturahim dan bincang santai kepengurusan baru lazismu jakarta selatan juga dihadiri oleh badan pengurus dan Perwakilan DPS Lazismu DKI Jakarta.
Bapak Johan selalu wakil ketua badan pengurus Lazismu DKI Jakarta menyampaikan, saat ini sedang berlangsung Rakernas Lazismu di Banjarmasin denganMengusung tema “Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan”,
Tema ini memperkuat LAZISMU dalam memulai langkah besar menuju transformasi gerakan Filantropi Islam yang lebih Adaptif dan Kolaboratif. Lanjut beliau peran lazismu DKI Jakarta saat ini memang sedang mengarah kepada penguatan Inovasi Sosial. Biarpun diawal berdirinya baru terhimpun dana 300 juta per tahun, perlahan dengan Konsolidasi secara terus menerus lazismu DKI Jakarta terus mendapatkan kepercayaan dengan target pengumpulan terus naik setiap tahunnya. Tahun 2026 target pengumpulan dana sekitar 23 Milyard. Kami berharap target tersebut 2 atau 3 Milyard nya berasal dari Lazismu Jakarta Selatan.
Penekanan pelaporan kegiatan dan keuangan yang berkala adalah menjadi sangat penting, karena kami harus melaporkan kembali kepada Pihak-pihak terkait seperti Persyarikatan Muhammadiyah, BAZNAS dan Kementerian Agama.Acara penguatan dan bincang santai ini diakhiri dengan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas para AMIL dengan program Sertifikasi dan perluasan Duta-duta zakat pada setiap PCM dan AUM yang ada. (JS)
