Uncategorized

Petuah Buya Hamka Terdengar Di PRM Gandaria Utara

Pcmkebayoranbaru.org | Jakarta. – Lebatnya curah hujan tidak menghalangi kehadiran jama’ah Mushalah Nurul Huda Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Gandaria Utara (Gandut) yang berlokasi di Jl. Radio Dalam Deperdag I RT/RW : 002/02 Kelurahan Gandaria Utara Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, pada saat menggelar kegiatan acara Tahrib Ramadhan Kamis (12/02/26).

Kegiatan acara Tahrib Ramadhan ini, merupakan suatu kegiatan rutin yang setiap tahunnya selalu diadakan oleh PRM Gandut, dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang selalu diisi dengan penampilan anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), serta pemberian Tausiyah tentang Ramadhan oleh sejumlah Ustadz.

Untuk Tahrib Ramadhan 1447 H/2026 M tahun ini, yang memberikan Tausiyahnya adalah Ustadz Babur Rachman, S.E, dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru serta Ustadz Dimyati Usman dari PRM Gandaria Utara.

Dalam Thausiyahnya Ustadz Babur mengatakan bahwa, Puasa adalah salahsatu bentuk kesadaran yang Manusiawi dari Hewan ke Manusia, sebab berpuasa itu bukan hanya sekedar menahan diri dari rasa lapar dan dahaga semata namun juga harus menjaga mulutnya dari ucapan dan perbuatan yang sia-sia.

“Kalau hidup hanya sekedar hidup, Kera di hutan pun bisa hidup, kalau kerja hanya sekedar kerja, Kerbau di sawah pun juga bekerja,” tutur Ustadz Babur yang mengutip petuah Buya Hamka.

Oleh karena itu, lanjut Ustad Babur Rachman tradisikan bahwa berpuasa itu ada kebahagiaan kita dekat dengan Allah, bukan dengan hidangan untuk berbuka dan sahur yang berlebihan.

“Sehingga kita bisa merefleksikan diri kita dalam berpuasa, karena puasa itu adalah rasa cinta kita pada Syariat Agama,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, dalam Tausiyahnya Ustadz Dimyati mengatakan bahwa, Ibadah itu tergantung dari niatnya, seraya mengutip Hadits Nabi yang mengatakan bahwa, Ibadah tergantung dari Niatnya.

“Dalam bulan Ramadhan, kita harus meningkatkan intensitas ibadahnya, kita harus dekat kepada Allah daripada dekat dengan keluarga ” tegas Ustadz Dimyati

Sebab, tambah Ustadz Dimyati ada 3 Golongan dari Manusia itu, Yang Pertama adalah, golongan Manusia yang dekat dengan Keburukan.

Yang Kedua, adalah, golongan yang tengah-tengah yang mencampur adukan antara Kebaikan dan Keburukan.

“Dan Yang Ketiga adalah, Golongan yang dekat dengan Kebaikan, oleh karenanya Niatkanlah dalam berpuasa itu untuk satu bulan, isilah malam-malam di bulan Puasa dengan penuh Ibadah dan Shalat malam,” tutup Ustadz Dimyati. (IKM)

Similar Posts