Uncategorized

Rumah Tanpa Cinta

Pcmkebayoranbaru.org | Jakarta. – Ada yang menarik saat pembawa acara membacakan jabatan yang diemban oleh Prof. Dr. Saiful Bahri, Lc, M.A. sebelum memberikan Thausiyahnya pada kegiatan pengukuhan PCM dan PRM Se-Pancoran Sabtu, (06/12/25).

Ternyata, begitu banyak amanah yang diemban oleh Prof. Saiful, mulai dari Pengurus di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Pengurus di Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM), hingga pengurus di Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum lagi jadi Pengurus di jabatan yang lainnya.

Mengapa demikian? Hal ini terjawab saat beliau mengatakan bahwa, di Muhammadiyah itu tidak boleh meminta jabatan dan tidak boleh pula mundur dari jabatan yang diamanahkan kepadanya.

Hal ini selaras dengan Thausiyahnya yang berjudul “Mengokohkan Pengkhidmatan Kader Berkemajuan” Dimana sebagai kader Muhammadiyah harus senantiasa menebar manfaat bagi Umat.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Saiful juga bercerita mengapa saat ini setiap ada 1 pasangan baru yang akan menikah, diiringi dengan 5 pasangan lama yang akan bercerai.

“Hal ini disebabkan karena, dalam berumah tangga, mereka menuntut pasangannya itu sempurna, pun demikian pula bagi mereka yang belum mendapatkan jodoh,” tutur Prof. Saiful.

“Oleh karena itu jangan menuntut kesempurnaan pada pasangan, sebab tidak ada pasangan yang sempurna dalam berumah tangga, masing-masing pasangan harus saling mengisi dan saling melengkapi dan jangan pula jadikan Rumah Tanpa Cinta dikeluarga kita,” tutup Prof. Dr. Saiful Bahri, Lc, M.A. (IKM)

Similar Posts