Rocky Gerung: Muhammadiyah Mengutamakan Etika Dan Intelektual

Pcmkebayoranbaru.org | Jakarta. – Dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta H. Agus Salim acara International Olimpiad Qur’an Sains (INOQS) & International Seminar In Education yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru Jakarta Selatan, secara resmi dibuka Sabtu, (21/09/24).
Dalam kata sambutannya, H. Agus mengatakan bahwa, dia sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh Ketua Pimpinan Daerah (PDM) Jakarta Selatan Dr. H. Edy Sukardi M.Pd, saat memberikan kata sambutan sebelumnya yakni, bukan hanya saling berlomba dalam kebaikan semata saja, namun juga harus diikuti pula dengan Syiar.
Hadir menemani para tamu undangan yang datang, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru Jakarta Selatan Ahmad Said Matondang ME, Sy dan Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Kebayoran Baru Syahrul Zamal MM.
Tamu undangan yang hadir bukan hanya berasal dari berbagai daerah yang ada di dalam negeri seperti dari daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, namun ada pula tamu undangan yang hadir berasal dari manca negara diantaranya dari Australia, Malaysia, Thailand, China, Mesir, dan Arab Saudi.
Saat acara seminar Internasional, Ahli Pendidikan dari Australia yang sekaligus sebagai pembicara pertama Dr. Rizq Muhammad Syazwan menyajikan pembahasan dengan tema “Implemantasi Pendidikan Masa Depan Dinegara Maju Australia”
Sebagai pembicara berikutnya adalah, Prof. Dr. H. Imam Robandi, MT, Akademisi dari Institut Teknologi Surabaya (ITS) dia mengisi acara seminar Internasional ini diiringi dengan alunan petikan alat musik gitar.
Ketika Rocky Gerung tampil mengisi acara sebagai pembicara yang terakhir, terdengar dari ucapannya mengundang gelak tawa para pesarta seminar, perkataannya cenderung menyinggung issue-issue kekinian di Pemerintahan.
“Ilmu pengetahuan jangan hanya disimpan dikepala saja namun harus dikeluarkan, dan dalam seminar ini hendaknya ada hal-hal yang dapat bermanfaat serta dibutuhkan oleh anak,” ujar Rocky.
Seminar bagi Muhammadiyah, lanjut Rocky adalah kembali kejalan yang benar, dmana berada ditengah-tengah, Muhammadiyah hendaknya tetap diminta oleh Pemerintah dari ide-idenya, dan Muhammadiyah berkopetensi dengan ide-ide dunia sebab apabila Muhammadiyah berhenti berfikir, maka pembangunan Indonesia hanya tinggal 70 % saja.
Diakhir pembicarannya Rocky Gerung mengatakan bahwa, “Muhammdiyah Mengutamakan Etika dan Intelektual” sesudah itu menyusul baru kemudian Kredibilitas dan yang lainnya.
“Muhammadiyah hendaknya dapat menghijaukan hutan dan membirukan laut yang ada di Indonesia, serta mengisi Kampus Muhammadiyah dengan ruang hukum, namun jangan sampai Kampus Muhammadiyah jadi tempat parkir Pesawat Jet Pribadi,” gurau Rocky Gerung menutup pembicaraannya.
(Wan)
